Langsung ke konten utama

Macam-macam Karakter Buruk Orang yang Merugikan Lingkungan Sekitar


Ilustrasi: Bermuka dua? Jauh-jauhin deh.

Yang namanya manusia memang makhluk sosial dan butuh namanya bergaul dengan sesamanya. Dan kecenderungan sesama manusia ialah bergaul dengan orang yang kurang lebih setipe dengannya. Entah karena kesamaan bidang pekerjaan, hobi, pandangan hidup atau agama.

Tapi kalau sudah memasuki dunia kerja atau dunia sosial yang lebih profesional, katakanlah seperti hubungan dengan relasi, hubungan dengan kerabat, saudara dan atasan, sudah lain ceritanya.

Terkadang kita harus memaksakan diri untuk tetap bergaul dengan orang yang tidak kita suka. Dan bahayanya, ada juga orang yang mempunyai karakter merugikan.

Berikut 9 karakter orang yang cenderung merugikan sesamanya:

1. Orang malas dan bodoh
Orang bodoh yang saya maksud disini ialah orang yang malas belajar atau memulai mempelajari hal-hal baru dan berakibat menjadi orang bodoh. Jika Anda bergaul dengan orang bodoh seperti ini, siap-siap saja untuk selalu dimintai bantuan hingga ditanyai hal-hal yang sebenarnya dia bisa cari jawabannya sendiri.

2. Merasa dirinya paling benar
Orang dengan tipe yang selalu merasa dirinya benar sebenarnya bukan termasuk tipe orang bodoh. Karena latar belakang orang seperti ini ialah orang yang butuh diakui. Bisa juga orang yang karena terbiasa disalahkan oleh ‘atasannya’ meski dirinya benar. Alhasil sifat ingin diakui bahwa ia benar, walaupun sebenarnya salah, itu bisa merugikan sesamanya. Karakter ini bisa membuat orang jadi keras kepala.

3. Jam karet
Kalau yang ini sudah seringkali bikin kita jengkel kan? Berapa lama waktu yang sudah pernah kita habiskan untuk menunggu seseorang yang telat hanya karena alasan, sori lupa, macet, tadi ada halangan, saya kan hari ini memang masih kerja, dsb. Kalau tidak bisa tepat janji, apa kita mau janjian terus dengannya?

4. Tipe parasit
Kita memang butuh sesama untuk saling menolong dan mendukung. Kata saling menolong berarti dua arah, bukan hanya satu arah yang selalu meminta tanpa memberi. Contohnya saja Anda punya temen yang sukanya minta dijemput kuliah bareng. Eh pas ada pengumuman penting dan kita gak bisa ngelihatnya, si dia malah ga mau disuruh bantuin. Tiba-tiba si dia minta tolong lagi untuk mengantar dia sepulang kuliah, jengkel gak sih? Parasit bukan hanya ‘menyedot’ dari inangnya, tapi juga merugikan.

5. Ceroboh
Sedikit-sedikit lupa bawa dompet, sedikit-sedikit lupa bawa handphone dan sedikit-sedikit lupa kunci mobil. Saya pernah nih mengalami temen kehilangan motor saat hendak pulang dari Mall. Akibatnya saya juga harus menemani dia melapor ke bagian security Mall. Parahnya, kejadian tersebut tak hanya sekali.

6. Menggampangkan segala sesuatu
“Jadi kapan kita mau membicarakan masalah ini? Ah gampang, ntar aja kalo dah senggang gue kabarin”. Pernah dengan kata-kata ini dari teman Anda? Siap-siap saja karena si dia bakal termasuk orang yang cenderung merugikan Anda. Bayangkan kalau teman Anda itu mengajak bekerja sama tanpa membuat rencana kerja yang tersusun terlebih dahulu. Siap-siap bangkrut bareng deh.

7. Tanpa rencana
Sesekali pergi ke suatu tempat tanpa direncanakan sebelumnya mungkin asik. Tapi kalau teman Anda datang disaat Anda sedang ingin beristirahat, apakah Anda tidak terganggu? Apalagi jika orang tersebut meminta bantuan yang mungkin bisa dilakukan keesokan harinya. Atau misal kita berencana untuk mengerjakan tugas kuliah, tiba-tiba ada temen yang dateng trus minta dianter ke suatu tempat. Hm.. Mirip dengan tipe yang menggampangkan segala sesuatu.

8. Suka bikin onar
Kerusuhan di kampus, bukan satu dua orang saja yang dirugikan. Tapi hampir seluruh penghuni kampus dan dunia pendidikan. Itu hanya contoh dari beberapa kasus orang yang suka bikin onar pasti merugikan sesamanya. Bisa-bisa Anda juga dituduh sebagai si pembuat onar kalau terlihat berteman dengannya.

9. Bermuka dua dan bermulut manis
Saya punya nih, banyak temen yang semula saya anggap temen. Tapi karena ketahuan bermuka dua, saya lebih memilih untuk meninggalkannya. Tipe orang bermuka dua cenderung suka plin-plan. Di depan kita dia bisa berlagak manis sembari menjelek-jelekkan orang lain, tapi kejadian yang sama juga akan terjadi jika ia di belakang kita.

Parahnya, tipe bermuka dua seperti ini biasanya juga dibarengi dengan yang namanya mulut manis. Otomatis, siapa pun yang dijumpainya akan lebih menyukainya dengan segala fitnah dan kebohongan-kebohongannya. Siap-siap sakit hati kalau pasangan Anda yang lebih percaya kepada orang dengan tipe ini.

10. Sombong dan suka pamer
Selain menghabiskan waktu untuk melihat barang-barang yang dipamerkannya, orang tipe ini juga bakal merugikan dalam hal lain. Contoh jika Anda sedang rapat dan berdikusi mengenai suatu masalah. Orang dengan tipe sombong cenderung mengatakan bisa dalam melakukan hal yang belum tentu ia bisa. Jika dipaksakan akibatnya tentu tidak baik dan membuat semua orang kena getahnya.

Kalau Anda menjumpai orang dengan karakter di atas, lebih baik bersabar dan kalau perlu tinggalkan. Tapi Anda harus sangat bersabar dan belajar banyak jika orang yang memiliki karakter tersebut ialah atasan atau orang tua Anda.

Nah yang namanya manusia memang tak sempurna, karakter negatif cenderung akan merugikan sesamanya. Kalau karakter negatif dijumpai satu dua kali, anggap saja itu merupakan kelemahan manusia yang wajar. Tapi kalo berulang kali?

Mungkin Anda punya pengalaman lain yang merasa dirugikan oleh sesama, tulis pengalaman Anda di kotak komentar bawah ini ya.

Popular Posts

close
Gabung Grup Facebook Kami